Photo by Jason Childs
Mengejar Ombak adalah sebuah dokumenter tentang kehidupan seorang peselancar muda berbakat, Dede Suryana (juara bertahan Indonesia Surf Champion dan peraih medali emas Asian Beach Games selama 2 kali berturut-turut).
Dokumenter Mengejar Ombak di sutradarai oleh dua filmmaker terkemuka bernama Dave Arnold dan Tyrone Lebon. Dokumenter ini telah mendapat penghargaan “Sutradara Baru Terbaik dan Musik Terbaik” di festival film bergengsi X-Dance 2009 di Utah, Amerika Serikat,
Mengejar Ombak akan mulai di tayangkan di Blitz 6 May 2009. So check it out! Kami sangat bangga dengan prestasi-prestasi Dede Suryana yang telah mengharumkan nama Indonesia.
SYNOPSIS
Diawali oleh adegan Dede di tempat asalnya dari Cimaja, sebuah desa di bagian barat daya Jawa, film ini mengikuti Dede seiring dengan perjalanannya mengarungi 3 benua, dan mengeksplorasi pertentangan-pertentangan baru dalam hidupnya: seorang muslim dengan latar belakang yang konvensional dan masih memegang nilai-nilai tradisional, seorang peselancar yang disponsori oleh perusahaan Amerika raksasa, orang asing dalam lingkungan Hindu Bali, dan seorang anak muda yang baru mengenal dunia barat. Sisi-sisi hidupnya yang saling bertentangan ini menimbulkan friksi tersendiri pada sistem kepercayaan yang ia anut, memaksanya untuk segara menentukan identitas dirinya yang sesungguhnya. Bagaimana ia mampu bereaksi secara tepat terhadap tempat dan kebudayaan baru yang ia singgahi, situasi Indonesia yang tidak stabil, keadaan keuangan yang serta-merta membaik, serta jutaan perhatian baru yang ia terima?
Mengejar Ombak tak semata-mata potret simpel dari sebuah perjalanan menyenangkan atau sebuah kompetisi antara si pemenang dan si pencundang, ataupun sebuah kisah naif tentang seorang pahlawan dari desa terpencil melawan keganasan globalisasi. Melainkan, kisah ini membangkitkan perspektif baru dari seorang anak muda yang berusaha menggabungkan tantangan keyakinan dan identitasnya, sebuah perjalanan yang memberikan kita sebuah penglihatan baru yang lebih menyeluruh pada berbagai perubahan yang muncul di negara-negara berkembang saat ini.
ABOUT DEDE SURYANA
Dede dibesarkan di sebuah desa nelayan yang terletak di sebelah barat daya Pulau Jawa, anak petani dan bungsu dari 7 bersaudara. Ia bersekolah di sebuah mesjid setempat dan dididik oleh orangtuanya menggunakan nilai-nilai tradisional yang keras. Di usia 7 tahun, seseorang menghadiahinya sebuah papan selancar bekas, dan segera ia pun menjadi peselancar terbaik di Cimaja, memenangkan berbagai kompetisi yang dikelola secara lokal. Pada usia 12 tahun, ia berkelana ke Bali, ibukota selancar Indonesia. Di sanalah ia berhasil menarik perhatian komunitas selancar, termasuk Rizal Tanjung, peselancar top Indonesia saat itu. Tak lama setelahnya, Rizal menggaungkan bakat Dede ke perusahaan selancar dari Kalifornia yang di miliki oleh Nike, Hurley. Menginjak usia 15 tahun, Dede menetap di Bali dan mulai disponsori oleh Hurley. Di sinilah perjalanan panjang dan melelahkannya dimulai, berusaha beradaptasi dengan segala tantangan (di dalam dan di luar air) untuk menjadi seorang peselancar profesional.
Pencapaian karir sampai saat ini:
- Mengalahkan Kelly Slater (juara bertahan sekaligus 9 kali juara dunia) pada kejuaraan “Todd Chesser Memorial Contest” di Hawaii – pada usia 18 tahun!
- Menjuarai “Todd Chesser Memorial Contest” sebanyak 2 kali
- Terpilih menjadi peselancar junior top di tahun 2004-5 oleh majalah Surfer Magazine
- Membintangi sejumlah film selancar ternama - Campaign 2, The Pursuit, Shades of Indonesia, Flavours, Stranger than Fiction
- Muncul di 5 sampul majalah dunia pada tahun 2008





